Berbicara tentang perpisahan, tentu tidak terlepas dari tetesan air mata. Iya, apa pun bentuk dan jenis perpisahan itu pasti tidak terlepas dari kesedihan yang berujung pada tetesan air mata. Mengkin sebagian orang dapat merasakan itu, jika ia meresapiny. Namun juga sebagian orang jug menganggap ini adalah hal biasa yang tidak mengandung arti yang bermakna. Akan tetapi sebenarnya dalam sebuah perpisahan itu memiliki satu makna yang tidak akan kita temukan dalam momen lainnya.
Berpisah merupakan satu kegiatan seseorang atau orang banyak untuk menyatakan ketidak bersamaan mulai dari saat itu. Mereka akan saling jauh, mereka akan saling meninggalkan satu sama lain dengan tujuan yang mereka miliki sendiri-sendiri.
Itulah yang mereka rasakan saat ini. Siswa-siswi kelas VI tahun ajaran 2015/2016 ini menangis tiada henti dipenghujung acara pelepasan mereka oleh keluarga besar SD Negeri 007 Bangun Purba. Setiap diri mereka tentu memiliki kesalahan yang seolah takkan pernah termaafkan oleh Bapak Ibu Guru yang mendidiknya kurang lebih 6 tahun di tingkat sekolah dasar.
Dalam acara perpisahan ini ada 4 peristiwa yang sangat bersejarah untuk selalu dapat kita kenang.
- Puluhan bola mata yang tak henti meneteskan air mata
Bukan hanya siswa-siswi, orang tua bahkan tamu undangan pun merasa terharu dengan acara pada hari ini. Kesedihan yang ditampilkan oleh siswa-siswi kelas VI tahun pelajaran 2015/2016 ini mampu menembus imajinasi para tamu undangan untuk kembali kepada masa lalunya ketika mereka masih menjadi siswa-siswi di Sekolah Dasar ini. Tak lepas dari itu, seluruh majelis guru SD Negeri 007 pun juga mampu dihipnotis oleh siswa-siswi ini. Kesedihan mereka yang dicurahkan pada tetesan air mata ini mampu menggugah hati majelis guru untuk meneteskan air matanya. Demikian juga dengan Kepala SD Negeri 007 Bangun Purba.
- Bapak Sunarto Berpamitan dengan keluarga besar SD Negeri 007 Bangun Purba
- Siswa-Siswi Kelas 1 smpai dengan kelas 5 juga ikut berpartisipasi
- Settingan acara membuat hadirin menjadi terkesan
0 komentar:
Posting Komentar